kuil paling suci

Kuil Paling Suci di Tiongkok yang Bisa Anda Kunjungi

Saya telah mengunjungi lebih dari seratus kuil Tiongkok. Beberapa adalah perangkap turis dengan patung Buddha plastik dan toko suvenir yang menjual dupa dengan harga sepuluh kali lipat harga pasar. Yang lain adalah ruang suci sejati — tempat di mana udara terasa berbeda, di mana keheningan memiliki bobot, di mana Anda bisa mengerti mengapa orang-orang telah datang ke sini selama seribu tahun.

Perbedaan antara kuil turis dan kuil suci bukanlah umur, ukuran, atau ketenarannya. Tapi kehadiran. Beberapa kuil terasa dihuni. Anda masuk dan sesuatu berubah — cahaya, suhu, kualitas perhatian Anda. Anda tidak harus percaya pada dewa untuk merasakannya. Anda hanya harus memperhatikan.

Berikut adalah kuil-kuil di mana saya merasakannya dengan sangat kuat.

Empat Gunung Suci Buddhis

Masing-masing dari empat bodhisattva besar agama Buddha Tiongkok memiliki gunung suci, dan setiap gunung memiliki kompleks kuil yang menjadi rumah duniawi bodhisattva tersebut.

| Gunung | Lokasi | Bodhisattva | Chinese (Mandarin) | Pinyin | Apa yang Diharapkan | |--------------|-----------|------------------------------|-------------------|---------------|---------------------------------------------| | Gunung Wutai | Shanxi | Wenshu (Manjushri) | 五台山 | Wǔ Tái Shān | Dataran luas, 47 kuil, dingin meski musim panas | | Gunung Emei | Sichuan | Puxian (Samantabhadra) | 峨眉山 | É Méi Shān | Pendakian terjal, monyet, puncak emas | | Gunung Putuo | Zhejiang | Guanyin (Avalokitesvara) | 普陀山 | Pǔ Tuó Shān | Kuil di pulau, pemandangan laut, makanan laut| | Gunung Jiuhua| Anhui | Dizang (Ksitigarbha) | 九华山 | Jiǔ Huá Shān | Biksu yang mumifikasi, suasana khidmat |

Gunung Wutai adalah yang tertua dan paling signifikan dari sisi arsitektur. Kuillnya tersebar dari setiap dinasti mulai dari Tang hingga Qing, dan Kuil Foguang (佛光寺) berisi bangunan kayu tertua yang masih ada di Tiongkok (dibangun tahun 857 Masehi). Lima puncak datar gunung ini memberi nama — "Gunung Lima Teras" — dan lanskapnya tidak seperti tempat lain di Tiongkok: padang rumput dataran tinggi yang dipenuhi kuil, diselimuti awan.

Gunung Emei adalah yang paling melelahkan secara fisik. Pendakian dari kaki sampai puncak memakan waktu dua hari berjalan kaki, melewati hutan subtropis, air terjun, dan monyet liar, menuju Puncak Emas (金顶, Jīn Dǐng) di ketinggian 3.077 meter. Di puncak, terdapat patung emas besar Bodhisattva Puxian yang menunggang gajah bertaring enam yang bersinar di atas awan. Pada pagi yang cerah, Anda dapat melihat "Cahaya Buddha" (佛光, fó guāng) — pelangi melingkar yang muncul di kabut di bawah puncak, dengan bayangan Anda sendiri di tengahnya.

Gunung Putuo unik di antara empat gunung tersebut karena ini adalah sebuah pulau — sebuah pulau kecil berhutan di Laut Tiongkok Timur, hanya bisa diakses dengan feri. Seluruh pulau merupakan kompleks kuil, dengan lebih dari tiga puluh kuil dan biara yang tersebar di antara hutan pinus dan pantai berpasir. Kombinasi arsitektur Buddha dan pemandangan laut sangat luar biasa.

Gunung Jiuhua adalah yang paling intens secara emosional. Sebagai gunung suci Dizang — bodhisattva yang bersumpah menyelamatkan semua makhluk di neraka — gunung ini memiliki suasana yang khidmat dan penuh renungan.

Tentang Penulis

Pakar Dewa \u2014 Sarjana tradisi keagamaan Tiongkok yang mencakup Taoisme, Buddhisme, dan agama rakyat.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit