Mitos Festival Pertengahan Musim Gugur: Chang'e, Hou Yi, dan Kelinci Bulan
Cinta, Kehilangan, dan Kue Bulan
Festival Pertengahan Musim Gugur (中秋节 Zhōngqiū Jié) adalah salah satu hari besar terpenting di Tiongkok, dirayakan dengan kue bulan, lentera, dan pertemuan keluarga di bawah bulan purnama. Di balik perayaan ini terdapat mitologi cinta, pengorbanan, dan perpisahan abadi — sebuah kisah cinta yang begitu menyedihkan sehingga seluruh bangsa Tiongkok berhenti sejenak setiap tahun untuk melihat bulan dan mengingatnya.
Mitos Inti: Chang'e dan Hou Yi
Krisis Sepuluh Matahari
Kisah ini dimulai dengan bencana kosmik. Sepuluh matahari — anak-anak dewa Dijun (帝俊) — muncul secara bersamaan di langit, menghanguskan bumi. Sungai-sungai mengering. Tanaman terbakar. Orang-orang pingsan karena panas dan dahaga. Dunia sedang sekarat.Pemanah ilahi Hou Yi (后羿 Hòu Yì) dipanggil untuk menyelesaikan masalah ini. Dia tidak bersikap diplomatis. Ia mengaitkan busurnya dan menembak sembilan dari sepuluh matahari, menyisakan satu untuk menerangi dunia. Matahari yang jatuh hancur di bumi seperti burung gagak bertiga kaki (三足乌 sānzú wū), burung matahari yang mengangkut mereka melintasi langit. Anda mungkin juga menikmati Festival Perahu Naga: Penyair, Sungai, dan Perlombaan.
Hou Yi menyelamatkan umat manusia tetapi membuat dewa matahari yang selamat marah. Sebagai hukuman — atau mungkin sebagai penghargaan dari mereka yang berterima kasih atas jasanya — Ratu Ibu Barat (王母娘娘 Wángmǔ Niángniáng) memberinya Obat Keabadian (不死药 bùsǐ yào). Satu dosis yang dibagi antara dua orang akan memberi kehidupan abadi. Satu dosis penuh untuk satu orang akan memberikan kenaikan ke surga.
Perpisahan
Cerita tentang elixir memiliki beberapa versi, dan versi mana yang Anda percaya mengatakan sesuatu tentang cara Anda memandang dunia: - Versi simpati: Chang'e (嫦娥 Cháng'é) mengambil elixir untuk mencegah seorang penjahat — murid Hou Yi, Peng Meng (逢蒙) — mencurinya. Dia menelan seluruh dosis karena putus asa dan melayang tak berdaya ke bulan. - Versi tragis: Dia mengambilnya karena kesepian atau egois, memilih keabadian daripada pernikahannya — keputusan yang langsung dia sesali ketika menemukan dirinya sendirian di bulan selamanya. - Versi tidak sengaja: Dia menelannya secara tidak sengaja saat berjuang dengan Peng Meng, menjadikannya naik ke surga tanpa kehendak.Dalam semua versi, hasilnya adalah sama: elixir menyebabkan Chang'e melayang ke bulan, di mana ia telah tinggal sejak saat itu — abadi tetapi sendirian, terpisah dari suaminya yang menyelamatkan dunia, terjebak dalam istana giok dingin di mana satu-satunya suara adalah ketukan mortir Kelinci Giok dan suara tanpa henti kapak Wu Gang.
Tatapan Abadi
Hou Yi, yang patah hati, menempatkan makanan dan dupa kesukaan Chang'e di taman mereka, menatap bulan — khususnya di titik terang di mana dia percaya dapat melihat bayangannya. Yang lain mengikuti contohnya, dan tradisi penyembahan bulan pada hari ke-15 bulan ke-8 lahir.Ini adalah inti emosional dari festival ini: bulan bukan sekadar cantik. Ia adalah jendela. Hou Yi melihat melalui jendela itu kepada wanita yang hilang darinya. Dan setiap orang yang telah mengalami kehilangan pasti akan memahami perasaan ini.