Delapan Immortal: Tim Supranatural Paling Dikasihi di Tiongkok

Tim

Delapan Dewa Abadi (八仙, Bāxiān) adalah seperti Avengers dalam mitologi Tiongkok — sebuah tim dengan individu yang memiliki kekuatan, kepribadian, dan latar belakang yang berbeda yang lebih menarik ketika bersama daripada terpisah.

Yang membuat mereka istimewa adalah keberagaman mereka. Mereka tidak semuanya orang bijak atau pejuang kuat. Mereka termasuk:

Lü Dongbin (吕洞宾) — Pemimpin. Seorang sarjana yang lulus ujian kaisar tetapi memilih keabadian daripada karier pemerintah. Ia membawa pedang yang membunuh iblis dan adalah dewa abadi yang paling sering digambarkan dalam seni Tiongkok.

He Xiangu (何仙姑) — Satu-satunya wanita. Ia mencapai keabadian dengan memakan buah persik supernatural (atau mutiara ibu, tergantung versinya). Ia membawa bunga teratai dan mewakili kebajikan feminin.

Tieguai Li (铁拐李) — "Li Kruk Besi." Seorang yang cacat yang berjalan dengan kruk besi dan membawa kendi obat. Ia dulunya tampan tetapi kembali dari perjalanan astral hanya untuk menemukan tubuhnya telah dikremasi, memaksa dia untuk menghuni tubuh seorang pengemis yang mati. Ini sejalan dengan Delapan Dewa Abadi: Grup Divine Paling Dicintai di Tiongkok.

Zhang Guolao (张果老) — Seorang pria tua yang menunggangi keledai putih terbalik. Ia dapat melipat keledai itu menjadi selembar kertas dan menyimpannya di saku. Ia mewakili keanehan para bijak Daois.

Han Xiangzi (韩湘子) — Seorang pemuda yang memainkan seruling yang membuat bunga mekar. Ia adalah keponakan penyair Dinasti Tang, Han Yu dan mewakili generasi muda serta bakat artistik.

Cao Guojiu (曹国舅) — Seorang anggota keluarga kekaisaran yang melepaskan kekayaan dan statusnya untuk mengejar Dao. Ia membawa sepasang kastanet dan mewakili bangsawan yang memilih kesederhanaan.

Lan Caihe (蓝采和) — Dewa abadi yang paling misterius. Gender-nya ambigu — terkadang digambarkan sebagai laki-laki, terkadang perempuan. Membawa keranjang bunga dan menyanyikan lagu tentang ketidakabadian hidup.

Zhongli Quan (钟离权) — Seorang pria gemuk dengan perut telanjang yang membawa kipas yang dapat menghidupkan orang mati. Ia adalah yang tertua dalam kelompok dan berfungsi sebagai sosok mentor.

Mengapa Mereka Penting

Delapan Dewa Abadi penting karena mereka mendemokratisasi keabadian. Mereka bukan dewa yang dilahirkan dari kekuasaan ilahi. Mereka adalah manusia yang mencapai keabadian melalui pengolahan diri, kebajikan, atau ketekunan. Keberagaman mereka — tua dan muda, laki-laki dan perempuan, kaya dan miskin, cantik dan jelek — menyampaikan pesan: keabadian dapat diakses oleh semua orang.

Penyeberangan

Kisah Delapan Dewa Abadi yang paling terkenal adalah "Delapan Dewa Abadi Menyeberangi Laut" (八仙过海). Alih-alih naik perahu, setiap dewa abadi menggunakan benda magis mereka sendiri untuk menyeberang — Lü Dongbin menaiki pedangnya, Zhang Guolao menaiki keledai kertasnya, Lan Caihe menaiki keranjang bunga.

Kisah ini menghasilkan idiom "八仙过海,各显神通" — "Delapan Dewa Abadi menyeberangi laut, masing-masing menunjukkan kekuatan khusus mereka." Ini berarti: setiap orang menyumbangkan bakat unik mereka untuk menyelesaikan masalah bersama.

Dalam Kehidupan Sehari-hari

Delapan Dewa Abadi muncul di mana-mana dalam budaya Tiongkok — di tanda restoran, dekorasi pernikahan, dan lebih banyak lagi.

Tentang Penulis

Pakar Dewa \u2014 Sarjana tradisi keagamaan Tiongkok yang mencakup Taoisme, Buddhisme, dan agama rakyat.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit